Prabowo heran ekonomi RI tumbuh tapi orang miskin tambah banyak
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Presiden RI Prabowo Subianto heran atas data pertumbuhan ekonomi Indonesia tujuh tahun terakhir yang tak sejalan dengan temuan di lapangan. Ia mengatakan dalam tujuh tahun belakangan, ekonomi RI disebut tumbuh sekitar lima persen tiap tahun, sehingga dalam tujuh tahun, maka akumulasi pertumbuhan di angka 35 persen.
"Logikanya selama 7 tahun Indonesia tambah kaya 30 persen, 35 persen," ujar Prabowo di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6).
Namun, Prabowo menyebut selama tujuh tahun itu, justru temuan di lapangan berkata lain. Ia menyebut alih-alih rakyat miskin berkurang, namun justru bertambah di tengah ekonomi yang disebut terus bertumbuh itu.
Prabowo mengatakan hal tersebut merupakan anomali. Ia heran mengapa di tengah pertumbuhan ekonomi yang bertumbuh, tapi angka penduduk miskin justru bertambah.
"Negara tambah kaya, rakyat miskin tambah. Ini kan sesuatu yang aneh, yang anomali. Yang kelas menengah yang sudah tadinya lepas dari kemiskinan turun," ucap dia.
Prabowo pun menyatakan bahwa kekayaan Indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Ia tidak mau kekayaan Indonesia hanya dinikmati oleh segelintir pihak saja, melainkan harus merata.
Prabowo menyebut bahwa fakta ini memang mungkin tidak mengenakkan. Namun, menurut Prabowo, lebih baik menelan kenyataan pahit ketimbang terjebak dalam kata-kata manis tetapi tidak sesuai dengan kenyataan.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar